Seleb Indonesia

Nostalgia Bareng Yuk! 5 Momen Tak Terlupakan Dari Film ‘AADC’

Oleh -

“Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh!” Penggalan puisi Rangga yang berhasil menang di kompetisi sekolah itu, benar-benar masih melekat di ingatan pecinta film romantis ini bukan?! Film ‘Ada Apa Dengan Cinta’ memang jadi film hit yang belum tergantikan hingga kini! Kisah sederhana yang disajikan telah berhasil menyihir berbagai generasi yang sudah nonton film garapan Rudi Soedjarwo itu.

Berbagai adegan dari film tahun 2002 itu memang bikin kangen kalau diingat-ingat. Bahkan tak jarang banyak dari kalian yang pasti merinding jika mendengar secuil alunan soundtrack film terlaris ini! Dan menjelang pembuatan sekuelnya, nggak ada salahnya sedikit nostalgia dengan beberapa cuplikan film ini kan?! Yuk nostalgia dengan mengingat 5 momen tak terlupakan dari film ‘AADC’ berikut ini!

1. Kebersamaan Geng Cinta Dalam Suka Dan Duka

Tokoh Cinta memang cewek loveable banget kok! Selain pintar puisi, ketua mading, dia juga punya banyak teman di sekolah. Ia selalu bergaul dengan teman-teman gengnya yang juga disibukkan sebagai tim mading. Karakter berbeda dari Maura (Titi Kamal), Alya (Laudya Cheryl), Karmen (Adinia Wirasti), Milly (Sissy Priscillia) dan Cinta (Dian Sastrowardoyo) makin mempererat persahabatan mereka baik di kala suka maupun duka.

Bahkan disaat Alya mendapat masalah, mereka rela menjadi sandaran dan pelindung sahabatnya. Tapi sahabatan juga banyak asyiknya kok! Di adegan tersebut pasti yang mengena adalah tarian Cinta dan teman-temannya dalam lagu ‘Dimana Malumu’ milik Melly Goeslaw. Gerakan dance ini bahkan sempat booming dan jadi kiblat beberapa anak sekolahan.

2. Pertemuan Rangga Dan Cinta di Perpustakaan

Dan momen tak terlupakan selanjutnya adalah pertemuan pertama antara Rangga dan Cinta. Pertemuan di perpustakaan itu menjadi adegan yang begitu mengena dan tak terlupakan hingga kini. Diceritakan Rangga yang sedang asyik membaca buku di perpustakaan tiba-tiba terusik dengan sepasang murid yang bergurau di depannya. Merasa terganggu, Rangga pun melempar bolpoin dan menegurnya. Dari sana Cinta tahu cowok yang bakal ia temui sedikit belagu dan tipe serius!

Pertemuan pertama itupun membuat Cinta marah dengan sikap Rangga yang dingin. Terlebih penolakan sinis yang dilontarkan Rangga benar-benar membekas di hati Cinta. Namun pertemuan inilah yang kemudian menyeret mereka ke hubungan yang tak sekedar kenal. Scene pertemuan Rangga dan Cinta di perpustakaan ini menjadi satu adegan yang tak terlupakan hingga kini. Saking hits-nya, banyak video parodi yang mengangkat adegan pertemuan di perpustakaan ini!

3. Cinta Nyanyikan Puisi Milik Rangga

Rasa sakit hati Cinta berubah menjadi sayang, dan hal itu ditunjukkan saat melihat Rangga berhari-hari absen tak masuk sekolah. Cinta gelisah dan makin penasaran dengan sosok Rangga. Dan rasa itupun berbalas, Rangga pun menunjukkan ketertarikannya dengan mengajak Cinta ke sebuah cafe langganannya dan disana Cinta pun membuat kejutan bagi Rangga.

Puisi indah Rangga yang berhasil memenangkan kompetisi sekolah ditampilkan oleh Cinta dengan iringan gitar melow. Momen inipun menjadi adegan tak terlupakan yang berhasil membawa penonton dalam emosi romantis dan sedih sekaligus. Terlebih disela tampilan Cinta tampil adegan lain yang memperlihatkan Alya frustasi dengan perlakuan kasar yang ia terima dari sang ayah.

4. Momen Perpisahan di Bandara

Cinta memang mengalami dilemma antara rasa sayang pada Rangga dan persahabatan yang telah ia jalin dengan keempat temannya. Kejadian bunuh diri Alya membuat Cinta beranggapan Rangga adalah hal negatif yang masuk dalam hidupnya. Namun setelah berusaha melepaskannya, Cinta memang tak bisa melupakan sosok dingin Rangga.

Sayang ketika Cinta menyadarinya, Rangga sudah berada di Bandara untuk terbang ke New York. Dan saat perpisahan itu pun jadi adegan paling manis yang jadi puncak emosi film ini. Meski singkat tapi ini bener-bener so sweet!

5. Puisi Rangga Untuk Cinta

Tak banyak kata yang bisa diucapkan Rangga pada Cinta jelang perpisahannya. Dan ciuman manis sebagai salam perpisahan di bandara itupun belum genap menjawab rasa sayang keduanya. Namun puisi indah yang ditulis Rangga berhasil membalut segalanya berakhir indah.

Kata-kata puitis yang begitu dalam menggambarkan perasaan Rangga kepada Cinta. Dan sebuah pengharapan, jika Rangga pasti akan kembali dalam satu purnama.

Jadi kangen dengan kisah Cinta dan Rangga, tunggu saja kelanjutannya yang bakal hadir di sekuel ‘Ada Apa Dengan Cinta 2’ yang akan tayang tahun depan. Semoga kisah bahagia berakhir untuk perjalanan cinta mereka ya! Next

Apakah Kamu Setuju?