Seleb Indonesia

Memotret Menara Eiffel, Bella Shofie Terancam Masuk Penjara

Oleh -

Bagi siapapun yang menikmati liburan keliling Eropa, memotret keindahan menara Eiffel seakan sudah menjadi hal yang wajib dilakukan. Melihat keindahan menara yang menjadi ikon Paris tersebut dan mengabadikannya dalam sebuah foto lalu mengunggahnya ke sosial media.

Begitu pula dengan Bella Shofie yang baru saja melalukan misi tiup lilin di delapan negara di Eropa. Aktris dan pedangdut yang belakangan ini menuai sensasi ini juga tak mau melewatkan keindahan menara Eiffel. Dia pun memotret dan mengunggah ikon Paris yang bermandikan cahaya tersebut di akun instagramnya.

Menara Eiffel
Menara Eiffel

Akan tetapi, Bella Shofie rupanya tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya bisa membahayakan dirinya. Pasalnya, cahaya indah menara Eiffel tersebut memiliki hak cipta dan menyebarkan foto menara Eiffel saat bermandikan cahaya merupakan sebuah bentuk kejahatan.

Pengunggahan foto cahaya di Eiffel ini ke media sosial membutuhkan persetujuan dari Societe d’ Exploitation de la Tour Eiffel (SETE), dilansir dari www.cnnindonesia.com. Dan, selama tidak mempunyai persetujuan dari SETE, siapa pun tak bisa mengunggah  foto di samping menara Eiffel yang memukau di semua akun media sosial dengan sembarangan.

Memotret Menara Eiffel
Memotret Menara Eiffel

Sementara itu, cahaya yang dimaksud adalah siraman cahaya berwarna emas dan kerlip cahaya berwarna putih yang hanya muncul selama 5 menit tiap jamnya. Dan semua orang yang menyaksikan secara langsung tak ingin melewatkan keindahan aksi lampu tersebut.

Meskipun di foto yang ‘dipamerkan’ pelantun Mungkin Dia Lelah ini tidak nampak adanya kerlip cahaya berwarna putih, banyak followers yang mengingatkan Bella untuk hati-hati dalam mengunggah foto menara Eiffel. “Hati2 loh neng, ntar ada yg ngelaporin k polisi, sekarang kan gak boleh lagi ntu ambil foto malem2 d apel dower eh eifel tower. Ada undang2nya loh,” tulis pemilik akun @salasiaaah.

Nah, menurutmu, apakah foto Bella Shofie ini masuk kategori dilarang? Next

Apakah Kamu Setuju?

next page