Seleb Indonesia

Kehilangan Bayi di Kandungan, Stella Cornelia Malah Dibully

Oleh -

Kesedihan kini tengah dirasakan mantan member idol grup JKT48, Stella Cornelia. Perempuan cantik berusia 23 tahun itu harus merasakan pilu karena kehilangan calon bayi di dalam kandungan. Ya, Stella rupanya mengalami keguguran di saat kehamilannya baru menyentuh usia dua bulan itu.

Kabar ini jelas mengejutkan karena pada bulan Desember lalu, sang suami yakni Fendy Chow masih membawa kabar bahagia. Kala itu pesinetron berdarah Tionghoa berusia 29 tahun itu memberitahu jika Stella tengah hamil muda. Tapi hari Sabtu (14/1) kemarin, Fendy menegaskan jika bayi mereka telah pergi untuk selama-lamanya.

Melalui sebuah vlog pribadi, Fendy angkat bicara, “Bayi kita telah pergi. Stella sudah enggak hamil lagi. Kita semangat banget karena bulan ketiga harusnya udah mulai kelihatan banget janinnya. Cuma pas di-USG, tiba-tiba dokter bilang kandungannya kosong, janinnya enggak berkembang,” jelas Fendy.

Kesedihan jelas dirasakan oleh pasangan yang resmi menikah pada 23 Juli 2017 itu. Segera setelah kepastian kalau calon bayinya itu telah tiada, Stella pun langsung melakukan kuret karena mengalami pendarahan. Bahkan beberapa hari usai keguguran, Fendy dan Stella mengaku benar-benar terpuruk. Hal ini seolah diperburuk dengan beragam komentar negatif yang dilayangkan kepada Stella.

Tak tahan, Stella pun curhat melalui akun Instagramnya. “Banyak yang nyalahin juga, aku makan ini itu dll. Semua larangan dokter selalu aku taati kok. Dan apa yang terjadi saat ini bukan karena apa yang aku makan. Tapi memang sudah dari awal sejak janin terbentuk, dan baru ketahuan di usia 2,5 bulan. Teman-teman yang nyinyir juga karena nonton vlog aku, karena aku makan ini itu dan menyalahkan apa yang terjadi saat ini dengan makanan yang aku makan.”

Stella menyebutkan jika dirinya mengalami Blighted Ovum. Dari penelusuran yang ada, Blighted Ovum adalah kehamilan Anembrionik di mana kehamilan terjadi tidak mengandung embrio meskipun terjadi pembuahan di dalam rahim. Bahkan Blighted Ovum dianggap sebagai banyak penyebab umum terjadinya keguguran di usia tiga bulan awal kehamilan. Next

Apakah Kamu Setuju?

next page