Seleb Indonesia

GIRL POWER! Para Perempuan Ini Mengubah Dunia Dengan Kemampuannya Sendiri

Oleh -

Perempuan yang bisa bebas bersekolah dan bebas merintis karir sekarang ini tidak luput dari perjuangan para perempuan-perempuan terdahulu. Bahkan hingga kini, di daerah-daerah tertentu masih ada saja yang beranggapan bahwa tugas perempuan cukup berada di rumah untuk mengurus dapur dan pekerjaan rumah tangga. Di beberapa negara bahkan perempuan masih tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan.

Di Indonesia sendiri, sudah seharusnya perempuan berterimakasih atas perjuangan Kartini. Karena keberaniannya mengubah dunia, kini kita, perempuan masa kini bisa bebar berkarya di luar rumah rumah. Ternyata perjuangan Kartini pun dilakukan perempuan-perempuan ini. Siapa lagi sih yang punya nyali mengubah dunia?

1. Ditembak Karena Memerangi Kebodohan Bagi Perempuan

Malala
Malala (via Instagram)

Malala Yousafzai merupakan gadis yang masih berumur 18 tahun. Saat usianya masih 12 tahun, Malala memberanikan diri menulis di blognya tentang kesulitan perempuan untuk bersekolah di bawah pemerintahan Taliban. Sedang menurutnya, semua berhak mendapat pendidikan, tak hanya lelaki. Tak mulus begitu saja, kaum Taliban menembak Malala di kepala dan leher. Penderitaannya membuahkan hasil, pada tahun 2014, saat usianya menginjak 17 tahun, ia mendapatkan nobel untuk ini. Kini Malala memberikan pidato di mana-mana tentang memerangi kebodohan dan hak perempuan.

2. Menteri Kita Yang Nyentrik Abis

Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti (via Instagram)

Dilantiknya seorang Susi Pudjiastuti sebagai Mentri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja 2014, sempat menuai pro dan kontra. Hal ini dikarenakan, sebelum Ibu Susi, tidak ada mentri kita yang hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama. Tak hanya itu, Ibu Susi juga merokok dan bertato. Namun, di samping itu semua, terpilihnya Ibu Susi untuk mengurus kelautan dan perikanan tanah air kita ini bukan lah tanpa alasan. Ibu Susi dinilai sangat ahli di bidang ini karena meski bukan sarjana, beliau mampu menjalankan kerajaan bisnisnya di bidang perikanan hingga beromset 300 miliar. Ibu Susi mengajarkan kita agar tak menilai seseorang hanya dari penampilannya.

3. Perempuan Pemimpin Pertama

Benazir Bhutto
Benazir Bhutto (via Instagram)

Benazir Bhutto adalah perempuan pertama yang berhasil menjabat sebagai Perdana Mentri di Pakistan. Hal ini tidak lah gampang mengingat bahwa Pakistan adalah salah satu negara muslim di mana ajaran mengenai pembatasan hak-hak perempuan masih sangat kuat terjaga. Untuk mempertahankan posisinya, Benazir sempat harus diasingkan dari keluarganya. Dibantu kekuasaannya, Benazir juga memerangi diskriminasi perempuan. Beberapa pihak merasa bahwa wanita seperti Benazir harus mati. Benazir selamat dari percobaan pembunuhan yang pertama. Namun, ia kemudian terbunuh karena tembakan di leher saat ia baru kembali dari kampanye untuk mendapatkan posisinya kembali.

4. Cantik, Seksi, dan Super Pintar

Karlie Kloss
Karlie Kloss (via Instagram)

Si cantik mantan model lingerie Victoria’s Secret, Karlie Kloss ini juga merupakan seorang progammer yang handal. Tak hanya memakan ilmunya sendiri, Karlie pun mengampanyekan agar para perempuan muda juga turut ‘melek’ teknologi. Karena hal ini akan sangat membantunya di masa depan. “Setiap industri akhirnya akan menggunakan teknologi mengikuti kemajuan jaman. Jadi sebaiknya kita mulai belajar atau tertinggal jauh. ¬†Khususnya untuk perempuan agar mulai belajar ‘ngoding’ agar bisa turut menjadi bagian dari perubahan jaman ini.” jelasnya.

5. Enterpreneur Muda dan Cantik

Aulia Halimatussadiah
Aulia Halimatussadiah (via Instagram)

Aulia Halimatussaidah mengajak kita untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. Sebagai perempuan, kita pun harus bisa mandiri dan berkarya dari bidang yang kita kuasai. Bagi Aulia, bidang teknologi informasi adalah lahan basahnya. Dari bidang ini, Aulia berhasil membentuk 3 perusahaan jasa yang kini sudah banyak digunakan masyarakat. Selain itu, Aulia juga merupakan orang dibalik nulisbuku.com. Lewat ini, Aulia ingin agar kita semua terbiasa menulis dan tidak kesusahan untuk menerbitkan buku karya kita sendiri. Wow.

Nah, itu tadi contoh perempuan-perempuan yang punya keberanian untuk berjuang atas nama wanita yang mandiri. Karena di samping lembut dan penuh kasih sayang, perempuan pun juga pekerja keras dan mandiri. Hai para perempuan-perempuan cantik, sudahkah kamu berjuang? Next

Apakah Kamu Setuju?

[infinitsingle]