Seleb Indonesia

Ini Pengalaman Noah Saat Konser Di Amerika Serikat

Oleh -

Noah mendapatkan kesempatan untuk menjalani tur tiga kota di Amerika Serikat. Band yang beranggotakan Ariel, Lukman, Uki, David itu sukses tampil di hadapan penggemar mereka di negeri Paman Sam tersebut. Meskipun banyak kendala dan tantangan saat menghadapi tur, Noah berhasil menghibur ribuan penonton.

Konser Noah via okezone
Konser Noah via okezone

Konser berjudul ‘Noah US Tour 2015’ sukses menghibur sekitar 2.000 penonton, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Amerika Serikat asli. Mereka antusias dengan musik yang dimainkan. “Alhamdulillah konser di Amerika Serikat berjalan lancar. Sambutannya hangat dan ramai banget,” kata Ariel di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan, Jumat (23/10).

Band yang dikenal melalui hitsnya yang berjudul Separuh Aku menjumpai penggemarnya di atas panggung Fox Theater, Pomona, Los Angeles, Washington DC, Santos Party House, dan New York City. “Di sana ramai karena outdoor. Ticketing karena dalam area. Tapi di luarnya dan sekelilingnya ramai banget. Bersyukur responsnya bagus,” lanjutnya.

Sebelum terbang dari Los Angeles ke Washington DC, Ariel pun mengaku sempat membaca perkiraan cuaca dan kabar akan adanya badai serta tsunami kecil melanda. Badai kecil itu benar-benar terjadi, namun telah berakhir saat para personil sampai di sana. “Secara teknis, penampilan kita agak ajaib, seperti di LA dari venue kita langsung ke airport. Jadi nggak ada waktu istirahat sama sekali. Langsung menuju panggung berikutnya,” tuturnya.

“Oh iya, waktu itu kita sebelum berangkat ke Washington DC, saat itu masih di LA. Jadi tiap hari kita ikutin prakiraan cuaca. Kita di situ hari Senin malam, nah diperkirakan pas terjadi badainya itu besoknya. Semua orang sudah siap-siap, sudah beli makanan, sudah pergi juga. Kayaknya kita aja yang agak nekat. Tetapi untungnya badainya kecil, waktu kita sampe di DC badainya sudah berakhir,” imbuhnya.

Menjalani tur di beberapa kota di Amerika diakui memang membutuhkan perjuangan. Akan tetapi konser di Silver Spring, Maryland, Washington DC pada 4 Oktober lalu itu tampaknya paling berkesan bagi Ariel. “Waktu kita di DC yang paling gampang karena itu sore hari dan bisa lihat siapa aja yang ada di depan. Dan pas main saya lihat ada beberapa orang yang ikut menikmati apa yang kita mainkan,” pungkasnya.

Para personel Noah tidak menyangka kalau penonton di Amerika Serikat hapal dengan lagu-lagu mereka. Selain itu, penonton juga menyerbu booth penjualan CD Noah. Bukti bahwa bahasa bukanlah halangan untuk menikmati musik. Melainkan nada yang harmonis sehingga bisa diterima pendengar luar negeri.

Noah menjalani tur di empat kota yakni Los Angeles pada 27 Maret, San Fransisco pada 29 Maret, Washington pada 5 April, dan New York pada 6 April. Namun karena adanya kendala teknis, grup band asal bandung itu hanya bisa menjalani tur di tiga kota yakni di Fox Theater, Pomona, Los Angeles pada 3 Oktober, kemudian di Silver Spring, Maryland, Washington DC pada 4 Oktober dan terakhir di Santos Party House, New York pada 9 Oktober. Next

Apakah Kamu Setuju?