Seleb Indonesia

Mengejutkan, Model Dylan Sada Ungkap Jadi Korban Pelecehan Ayahnya

Oleh -

Nama Dylan Sada dalam beberapa waktu terakhir memang tengah jadi pembicaraan banyak orang. Semua bermula dari aksi kekerasan yang dialami model bernama asli Aldila Wulandari Kusumashanty Pranadjaja pada Selasa (6/3). Kala itu, Dylan mengunggah video dirinya dalam kondisi lebam usai dianiaya.

Seperti dilansir Kumparan, model yang bermukim di New York, Amerika Serikat itu mengaku kalau pelaku aksi kekerasan itu adalah pacar barunya. Perempuan berwajah imut berusia 33 tahun itu mengakui kalau usai bercerai dari Angel Perez, dia berjumpa dengan kekasih barunya dan memutuskan menyewa apartemen bersama pada Kamis (1/3). Namun beberapa hari hidup berdua, Dylan justru berulang kali mendapat kekerasan fisik hingga akhirnya berani melapor ke kepolisian.

Setelah kondisinya lebih baik, Dylan justru membeberkan pengakuan mengejutkan lain. Melalui akun Instagramnya, cucu Pranadjaja, pendiri sekolah musik Bina Vokalia itu menulis kisah hidupnya hari Jumat (16/3). Dalam tulisan berbahasa Inggris itu, Dylan mengungkapkan bahwa dia pernah jadi korban pelecehan seksual ayah kandungnya sendiri saat masih remaja.

Trauma yang membekas itu membuat Dylan ketakutan dan malu. Menyimpannya rapat-rapat, Dylan pun meninggalkan Indonesia dan memilih menetap di Amerika Serikat. Hanya saja kepindahannya itu tak membuat Dylan lupa atas pelecehan seksual yang dia alami. Depresi luar biasa mempengaruhi pernikahan pertama Dylan yang berujung perceraian.

Dylan mengalami masa-masa kelam karena begitu benci pada dirinya sendiri hingga kehilangan banyak teman baik. Dalam kondisi benar-benar putus asa, Dylan pun sampai berusaha bunuh diri sebanyak lima kali. Hingga akhirnya Dylan memberanikan diri bercerita kepada sang ibu atas apa yang pernah dia alami. Kejujuran yang sangat menyakitkan itu membuat ibu Dylan menangis.

Model yang juga berbakat menyanyi dan menciptakan lagu inipun berharap agar tidak ada yang senasib dengan dirinya. “Aku menghabiskan banyak waktu karena malu mencari pertolongan. Padahal pertolongan ada di luar sana, carilah secepat mungkin. Kalian tidak sendirian, kalian sangat dicintai dan berhak untuk bahagia. Hidup terlalu pendek untuk merasa tersiksa, aku sudah mengalaminya.”

Dylan pun meminta maaf kepada semua orang yang pernah dia sakiti dan jauhi. “Aku masih dalam perjalanan untuk sembuh dan ini membutuhkan waktu yang lama. Tapi aku senang melakukan ini. Aku merasa lebih bahagia daripada sebelumnya. Terimalah kesakitanmu, berdamailah dengan dirimu sendiri dan temukan kebahagiaanmu.” Prev

Apakah Kamu Setuju?

next page