Cekcok Ringan (c) kapanlagi

Tanpa terasa hari yang ditunggu-tunggu oleh pasangan muda Risty Tagor dan Stuart Collin tinggal beberapa hari lagi. Tanggal 19 April mendatang keduanya akan resmi mengikat janji satu sama lain guna melepas masa lajang. Kabar pertunangan yang kemarin sempat terangkat ke permukaan ternyata ampuh membantu keduanya mempersiapkan segala kebutuhan pernikahan terutama dalam segi tamu undangan. Yaa lalu seperti apa sih persiapan super ngebut ala Risty dan Stuart? Yuk kita intip!

1. Menitikkan Air Mata

Ditemui di kediamannya di Bintaro, Jakarta Selatan kemarin (15/4) Risty dan keluarga menggelar acara pengajian guna memanjatkan doa kepada sang Ilahi demi kelancaran persiapan pernikahan. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berjalan dengan khidmat. Puluhan ibu-ibu pengajian yang memenuhi undangan dengan khasnya melantunkan ayat suci Al-Quran beserta sang tuan rumah. Risty yang kala itu mengenakan busana muslim syar’i serba putih itu terlihat sedikit kontras dengan ibu-ibu pengajian yang mengenakan warna pink, namun demikian tak mengurangi khusuknya suasana yang tercipta.

Menitikkan Air Mata (c) liputan6
Menitikkan Air Mata (c) liputan6

Meski ini akan menjadi yang kedua nyatanya wanita bermarga Tagor ini tetap menitikkan air mata kala meminta restu kedua orang tuanya. Dengan tulus dan berderai air mata haru Risty memohon doa izin dan restu Mama Papanya agar tidak ada rintangan, insyaAllah agar bisa berjalan dengan baik tanpa kurang satu apapun, serta memohon doa restu agar rumah tangganya kali ini diberikan ketenangan kebahagiaan seperti harapan kedua orang tuanya. Tak hanya Risty sang ibu pun, Tjut Mutia juga merasakan air matanya menggenang. Mutia mengaku akan senantiasa mendoakan Risty dan menyerahkan semuanya kepada Allah, ia juga berdoa agar Risty selalu jadi sosok ibu yang baik dan ikhlas menjalani kehidupan.

2. Cek-cok Ringan

Persiapan yang mendadak dalam hal sekecil apapun tentu saja tak luput dari kata ‘buru-buru’ itulah mengapa kadang kita suka terbawa emosi ketika proses tersebut berlangsung, tak terkecuali pada pasangan Stuart dan Risty. Pasangan yang akan menggelar hajatannya di Bogor mendatang ini dikabarkan sempat frustasi dan terlibat cekcok ringan. Persiapan yang serba mendadak membuat tekanannya semakin tinggi begitulah tutur Stuart kala ditemui di daerah Fatmawati, Jaksel (15/4) kemarin. Stuart juga menambahkan bahwa ini (persiapan) tak perlu dibawa stress tetapi ribut-ribut kecil memang sempat tercipta. Lelaki 25 tahun ini juga mengaku deg-degan bagaimana caranya agar mereka terhindar dari hal yang aneh-aneh dan berujung berantem.

Cekcok Ringan (c) kapanlagi
Cekcok Ringan (c) kapanlagi

Ibarat peribahasa “makin tinggi pohon maka makin kencang anginnya”. Seolah tak mau ketinggalan Risty pun juga ikut menimpali bawasannnya, jika kita menginginkan yang halal maka pasti banyak setan yang tak setuju dan ujiannya yang semakin banyak. Rupanya pesona dan kesungguhan Stu memanglah terbukti ampuh, kini putra semata wayang Risty, Arsen Raffa Balweel bahkan merasa kehilangan acap kali sang calon ayah tak ada di sampingnya. Dan Risty pun menambahkan bahwa Arsen juga selalu mencari sosok Stuart di kala bangun tidur. Tak beda halnya dengan Arsen, Stuart pun juga dengan mantap mengatakan bahwa insyaAllah ia siap menjadi ayah bocah tampan tersebut.

3. Sederhana Namun Mewah

Pernikahan yang akan dilaksanakan tepat hari di Minggu besok itu merupakan salah satu momen sakral keduanya yang memang harus dipersiapkan dengan matang. Meski terkesan mendadak dan buru-buru itu tak mengurangi nilai estetika pada setiap detail perencanaannya. Hal demi hal mulai disiapkan oleh keduanya salah satunya adalah wardrobe. Beberapa hari yang lalu Risty sudah menentukan pilihan gaunnya dengan motif perpaduan daun dan bunga yang cantik yang tentu saja selalu lekat dengan unsur syar’i. Gaunnya yang panjang menyentuh tanah seolah mencerminkan penampilan Risty yang tertutup lagi anggun.

Sederhana Namun Mewah (c) tribunnews
Sederhana Namun Mewah (c) tribunnews

Giliran Risty pun sudah kelar kini giliran Stuart yang melakukan hal serupa. Konsep pesta taman yang diusung keduanya merupakan acuan pokok dalam penyesuaian busana Stuart nanti. Nama desainer Samuel Wong Hang lah yang dipercaya Stuart sebagai penggarap busana serta penentu stylenya nanti. Wong menyatakan bahwa style Stuart akan diarahkan ke internasional klasik tuxedo dengan white and black pants dan tentu saja up to date. Sang desainer pun menambahkan meski konsep yang akan diusung adalah bunga-bunga itu bukan berarti Stuart harus mengenakan baju berwarna-warni pula.

4. Kelas International

Perencanaan yang estafet tersebut membuat keduanya tak sempat memikirkan adat-istiadat yang akan diusung. Dengan singkatnya waktu keduanya berpikir keras hingga menjatuhkan pilihan pada konsep pesta taman. Mulanya Stu dan Risty menginginkan acaranya di gelar di ruang terbuka agar lebih luas dan mendapat kesan taman namun kekhawatiran akan hujan membuat keduanya mengurungkan niat tersebut. Namun kendati demikian demi terlaksananya konsep impian mereka pun rela mengubah ruangan indoor menjadi outdoor. Tim WO pun memang harus kerja keras mengingat waktu yang sudah sangat mepet.

Kelas Internasional (c) kapanlagi
Kelas Internasional (c) kapanlagi

Dengan konsep garden party tentu saja bungalah yang pertama kali menjadi pemikiran. Ialah sebuah ballroom yang akan disulap menjadi tempat pesta mereka. Stu mengatakan bahwa tak akan ada pelaminan dan akan banyak jenis bunga. Namun mereka tak mau ribet, sang WO, Maryani juga mengungkapkan bahwa jenis bunganya belum diprediksi yang pasti tetap simpel seperti keinginan Risty. Meski mengacu pada konsep internasional yang sesimpel mungkin namun Stu dan Risty selalu memegang teguh ajaran Islami dimana nanti akan ada banyak kursi untuk para tamu undangan guna tak berdiri ketika menikmati hidangan.

..