Entertainment inspirasi inspirasi Lentera Musik Seleb Indonesia

Keren Banget! Ini Transformasi Sandhy Sondoro, Mulai dari Penyapu Jalanan Jerman Sampai Mendapat Penghargaan di Rusia!

Oleh -

“Suatu malam yang biru, tanpa dirimu…” pasti kalian tak asing dengan kutipan lagu itu. Kutipan dari lagu berjudul Malam Biru ini yang membawa nama Sandhy Sondoro melejit di Indonesia. Dengan suara dalam yang khas, Sandhy mampu menghipnotis masyarakat Indonesia untuk mencintai suara dan lagu-lagunya. Berbagai penghargaan berhasil ia raih dengan jerih payahnya.

Tidak mendadak menjadi sekeren ini, pria yang lahir dengan nama Sandhy Soendhoro ini memulai karirnya dari nol. Penasaran seperti apa sih transformasi dan perjalanan karir Sandhy Sondoro sebelum debut hingga menjadi penyanyi yang membanggakan Indonesia? Yuk kita simak!

1. Mencintai musik sejak muda

Sandhy sudah menyukai musik sejak muda karena saat di rumah, kedua orang tua Sandhy selalu memutar musik. Dibesarkan di keluarga penuh alunan musik, Sandhy bukan hanya suka tetapi juga memiliki bakat dalam bermusik. Dengan harapan bisa meraih mimpinya untuk menjadi penyanyi, ia tinggal di California bersama sang paman.

2. Menempuh pendidikan di Jerman

Setelah tinggal bersama pamannya, pria kelahiran 1973 ini memutuskan untuk menempuh pendidikan di Jerman. Pada tahun 1993, Sandhy mengambil pendidikan arsitektur internal. Membiayai kuliah dan kehidupannya sendiri, Sandhy tak segan untuk melakukan pekerjaan paruh waktu selagi kuliah. Berbagai profesi sudah pernah ia lakukan, seperti kerja di pabrik, menyapu jalanan hingga membersihkan WC.

3. Tetap mengejar mimpi

Walau mimpi untuk menjadi penyanyi sempat tertunda, Sandhy kembali mengejar mimpinya saat di Jerman. Ia bergabung di salah satu band kampusnya yang lebih sering meng-cover lagu-lagu Van Halen, Mr. Big atau The Black Crowes. Selain itu, Sandhy sempat iseng mengamen di pinggir jalan sampai di busway. Dari mengamen, ia bisa mendapatkan uang dengan jumlah yang lumayan. Sandhy juga mengikuti salah satu pencarian bakat di Jerman yaitu Stefan Raab’s casting show.

4. Telurkan album pertama di Jerman

Sebuah album telah ia lahirkan pada tahun 2008, yaitu “Why Don’t We” sebagai album debutnya. Selain album, Sandhy juga sudah meluncurkan single pertamanya dengan judul “Down on The Streets” yang terinspirasi dari pengalaman hidupnya di Berlin.

5. Pemenang kontes International

Setelah meluncurkan single dan albumnya di Berlin, Sandhy mengikuti salah satu kontes internasional. Pada tahun 2009, nama Sandhy Sondoro keluar menjadi pemenang dalam kontes New Wave International Contest of Young Pop di Jurmala, Latvia. Hampir semua juri terpukau dengan suara merdu Sandhy, 11 diantara 12 juri memberikan nilai sempurna padanya.

6. Memilih berkarir di Indonesia

Walau sudah punya banyak pengalaman bermusik di Jerman, Sandhy memilih untuk berkarir di Indonesia, tanah kelahirannya. Berawal dari meluncurkan lagunya yang berjudul Malam Biru, Sandhy berhasil memperkenalkan lagu-lagunya di Indonesia dengan memamerkan suara khasnya. Album-album telah ia luncurkan, diantaranya adalah Find The Way, Vulnerability, Love Songs. Sandhy juga bergabung di Trio Lestari, grup vokal yang terdiri dari dirinya, Glenn Fredly dan Tompi.

7. Meraih berbagai penghargaan

Setelah berhasil mendapatkan penghargaan pertamanya New Wave di Latvia pada 2009, Sandhy kemudian menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam ajang AMI Awards 2011 yaitu Artis Solo Pria Terbaik dengan lagunya Bunga Mimpi, Album Jazz untuk album Sandhy Sondoro dan Pendatang Baru Terbaik yang membuktikan bahwa masyarakat Indonesia telah mengenal dan menerima musiknya. Penghargaan kancah internasional juga ia dapatkan yaitu Grand Prix Winner dalam kompetisi International Music Festival White Night of St Petersburg pada Juli 2017 lalu.

8. Sabet penghargaan bergengsi di Rusia

 

Setelah mendapatkan berderet-deret penghargaan, Sandhy kembali menorehkan prestasi Indonesia di kancah internasional. Ia mendapat penghargaan pada ajang The First Ceremony of the International Professional Music Awards “Bravo” pada Sabtu, 10 Maret 2018 lalu. Pada acara yang digelar di The State Kremlin Palace, Moskow ini, Sandhy mendapat penghargaan untuk kategori musik populer The Best Foreign Artist of 2018. Ia juga menyuguhkan suara indahnya yang memukau penonton dengan lagu ciptaannya, End of the Rainbow.

Nah, itu tadi transformasi sekaligus perjalanan karir Sandhy Sandoro hingga mendapatkan penghargaan bergengsi di Rusia. Bukan hal yang mudah tentunya untuk meraih kesuksesan sebesar ini. Mengharumkan nama Indonesia melalui karya-karyanya juga tidak didapat dengan instan. Jangan berkecil hati untuk tetap berkarya dan meraih mimpi ya! Next

Apakah Kamu Setuju?

next page