Seleb Indonesia

Berbagai Sisi Sophia Latjuba, dari Mantan Perokok Sampai Ibu yang Penyayang

Oleh -

Sophia Latjuba. Ketika namanya disebut hal pertama yang terlintas ialah seorang bule senior. Ya, aktris kelahiran 44 tahun silam itu memang sangat rahasia tentang kehidupan pribadinya. Meski sering mampang di layar kaca, rupanya tak banyak yang tahu tentang seluk beluk Sophia Latjuba alias Sophia Mueller.

Berikut ini ialah beberapa fakta tentang Sophia mengenai latar belakangnya. Yuk kita simak sama-sama!

1. Mantan Perokok

Tak ada yang menyangka bahwa si cantik Sophia merupakan seorang perokok aktif dahulu kala. Ia mengaku bahwa ia adalah penikmat tembakau berbentuk batang itu selama bertahun-tahun di masa lalu. Namun kendati demikian, kebiasaan buruk tersebut telah disudahi oleh Sophia, karena mengingat ayahnya yang meninggal berkat sakit kanker paru.

Mantan Perokok
Mantan Perokok [ImageSource]
Berakar dari penyebab kematian sang ayah, Sophia pun ikut tergugah dengan peduli kepada para penyandang kanker. Sekarang ini Sophia tergabung dalam film yang dipelopori Wulan Guritno yang bertajuk ‘I Am Hope’. Di mana berhenti merokok ialah langkah utama Sophia dalam memulai kepeduliannya. Dan kabarnya sebanyak 25% dari penghasilan film tersebut akan disumbangkan bagi penderita kanker.

2. Keturunan Orang Hebat

Tak hanya lihai di depan layar kaca, Sophia Latjuba juga pandai berperan dalam kehidupan pribadinya. Baru baru ini Sophia sedikit membuka tabir silsilah keluarganya. Di mana ternyata ia adalah keturunan salah satu sosok yang paling berjasa di Indonesia. Ialah Mahmud Lamako Latjuba. Beliau lahir pada 2 Mei 1909 di Una-una, Sulawesi Tengah. M.L. Latjuba wafat di usia 66 tahun tepatnya pada 7 Desember 1975 di Jakarta.

Keturunan Orang Hebat
Keturunan Orang Hebat [ImageSource]
M.L Latjuba merupakan seorang keturunan Arab yang tinggal di Indonesia sejak lama. Lamako meninggalkan kampung halamannya guna menimba ilmu ke Yogyakarta. Di sana Lamako tinggal di rumah H.O.S Tjokroaminoto. Peran penting kakek Sophia bermula dari tahun 1928 dengan mendirikan De Ahmadiyya Beweging lalu berganti nama menjadi Gerakan Ahmadiyah Indonesia Centrum Lahore pada tahun 1930.
Tak lama setelahnya, Lamako mendirikan Partai Masyumi, dan berkat partai ini Lamako juga pernah dipilih sebagai DPR RI. Pun pada tahun 1947 di mana Lamako terpilih sebagai Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP KNIP). Empat tahun setelahnya yakni di tahun 1951 Lamako ikut berpartisipasi memperjuangkan stelsel dan asas Ius Soli bagi kewarganegaraan negeri ini. Setelahnya penghargaan tertinggi Lamako ialah pada tahun 1952 di mana ia terpilih sebagai DuBes RI pertama untuk Pakistan, Iran dan Mesir.
Gelar Duta Besar tersebut diresmikan secara langsung dan ditanda tangani oleh Ir. Soekarno serta Ahmad Soebardjo. Dan yang terakhir, tepatnya pada tahun 1956 Lamako kembali mengukir sejarah dengan mendirikan Sekolah Indonesia Cairo atau SIC. Wawwww!!!

3. Penyayang Anak

Tak berapa lama yang lalu pemeran Angel pada sinetron komedi (sitkom) Tetangga Masa Gitu di NET tv ini kedapatan tengah jalan bareng bersama tiga gadis, di mana mereka ialah Eva Celia, Menuella Natasha dan Alleia Anata (putri Ariel NOAH). Ketiganya terlihat sibuk menghadiri suatu kontes perlombaan anjing, di mana Sophia terpilih menjadi salah satu jurinya.

Penyanyang Anak
Penyanyang Anak [ImageSource]
Lantas apakah ini salah satu bentuk keseriusan Sophia dengan vokalis band kawakan tersebut? Mendapati kedekatannya dengan putri semata wayang Ariel disinggung, tak pelak Sophia pun buka suara. Ia tak menampik jika ia dan keluarga Ariel saling dekat. Dan hangout ataupun nonton bareng bukanlah hal tabuh bagi mereka, bahkan Sophia dan keluarga Ariel sering melakukannya. Wah makin mesra saja ya? 🙂

4. Toleransi yang Tinggi

Apakah Kamu Setuju?

next page