Seleb Indonesia

Sidang RA Digelar, Nama Shinta Bachir dan Tyas Mirasih Kembali Mencuat

Oleh -

Sidang kasus prostitusi online mucikari RA alias Robby Abbas kembali digelar. Kali ini, artis dan model seksi Amel Alvi hadir di persidangan sebagai saksi. Seiring dengan ramainya pemberitaan kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah nama artis tersebut, nama Shinta Bachir dan Tyas Mirasih kembali mencuat.

Amel Alvi tampil tak biasa saat menghadiri sidang kemarin. Berbeda dari biasanya yang berpenampilan seksi dan menggoda, bintang film Hantu Budeg ini datang dengan mengenakan gamis dan cadar hitam lengkap dengan kacamata. Namun sayangnya, Amel Alvi enggan memberikan komentar dan langsung menuju mobil yang membawanya usai persidangan.

Amel Alvi datangi sidang mengenakan pakaian tertutup [image source]
Amel Alvi datangi sidang mengenakan pakaian tertutup [image source]
Beredar kabar jika setelah Amel Alvi, sidang lanjutan mucikari RA akan menghadirkan dua artis lainnya yang tak lain adalah Shinta Bachir (SB) dan Tyas Mirasih (TM). Kedua nama tersebut tertera jelas dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang ditunjukkan oleh pengacara RA beberapa waktu yang lalu.

Kabar tersebut diungkapkan langsung oleh Pieter Ell selaku kuasa hukum Robby Abbas usai persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis kemarin. “Itu kewenangan JPU (Jaksa Penuntut Umum), wibawa pengadilan harus ditegakkan semua pihak, apalagi (saksi) harus wajib dihadirkan,” ungkap Pieter Ell.

Shinta Bachir dan Tyas Mirasih akan dihadirkan dalam persidangan selanjutnya
Shinta Bachir dan Tyas Mirasih akan dihadirkan dalam persidangan selanjutnya

Lebih lanjut, Pieter Ell menjelaskan jika kedua saksi yang akan dihadirkan pada sidang lanjutan tanggal 6 Oktober mendatang berasal dari kalangan selebritis. Menurutnya, kehadiran saksi yang mangkir di persidangan sebelumnya dapat meringankan kliennya.

Bahkan, sempat disebutkan jika Shinta Bachir dan Tyas Mirasih mangkir lagi di persidangan berikutnya, dua artis seksi tersebut bakal dijemput paksa. Next

Apakah Kamu Setuju?

next page