Bolywood

Shahrukh Khan Kembali Ditahan Di Bandara Amerika Serikat

Oleh -

Bintang Bollywood, Shahrukh Khan kembali mendapatkan perlakukan kurang mengenakkan saat menjejakkan kakinya di Amerika Serikat. Pekan lalu, dia ditahan oleh lembaga otoritas Amerika Serikat di Bandara Internasional Los Angeles. Tak dijelaskan alasan mengapa aktor kondang itu mengalami penahanan dan berapa lama penahanan itu berlangsung. Tetapi pria yang akrab disapa SRK itu mengumumkan penahanannya lewat akun Twitter @iamsrk.

SRK mengungkapkan kekecewaannya atas peristiwa itu. Meski kecewa dengan penahanan itu, dia pun bisa mengambil sisi positifnya. “Saya sepenuhnya memahami dan menghormati sistem keamanan di dunia ini, tetapi harus ditahan di imigrasi Amerika Serikat tiap kali itu benar-benar menyebalkan. Di sisi baiknya, sementara menunggu saya menangkap sejumlah Pokemon yang benar-benar menyenangkan,” tulisnya.

Shahrukh Khan via sindonews
Shahrukh Khan via sindonews

Alasan penahanan SRK memang tidak jelas, tetapi menurut laporan dia akhirnya diizinkan untuk melanjutkan perjalanan setelah sekitar empat jam tertahan. Meski tak ada komentar resmi dari imigrasi Amerika Serikat, Asisten Sekretaris Departemen Luar Negeri Amerika Serikat urusan Asia Selatan dan Tengah, Nisha Biswal meminta maaf kepada SRK. “Maaf untuk segala kerumitan di bandara @iamsrk,” tulisnya.

Ini bukan pertama kalinya Shahrukh Khan mengalami kejadian tak mengenakkan seperti itu ketika berkunjung ke Amerika Serikat. Sebelumnya pada tahun 2009, aktor berjuluk King of Bollywood itu ditahan selama dua jam di bandara Newark Liberty Internasional New Jersey. Selain itu, SRK juga pernah mengalami hal serupa di bandara White Plains New York pada tahun 2012. Saat itu, dia ditahan selama 90 menit oleh petugas imigrasi.

Bintang film My Name is Khan itu akhirnya bisa bebas setelah ada intervensi dari kedutaan besar India. SRK ditahan karena namanya muncul di daftar pengawasan. Saat itu, seorang menteri India mengatakan kebijakan penahanan dan permintaan dari Amerika Serikat itu tidak bisa diteruskan. Otoritas bea cukai dan perlindungan perbatasan Amerika Serikat lalu mengungkapkan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Next

loading...

Apakah Kamu Setuju?