Entertainment Film Holywood

Marimar dan Rosalinda, Jadikan Thalia Ratu Hitz Telenovela Era 90’an

Oleh -

Sebelum demam K Drama menyerang Indonesia, dulu di tahun 90’an kita dibuat gila oleh serial telenovela. Romantisme kisah cinta telenovela dengan pemeran yang cantik dan ganteng mampu membuat kita betah duduk termangu di depan TV selama berjam-jam. Bahkan nggak jarang kita sampai nangis bombay atau ikut sebel kalau-kalau tokoh favorit kita sedang sedih atau diperlakukan nggak adil.

Tahun 90’an merupakan masa berjaya bagi telenovela, bukan cuma di Indonesia atau Meksiko saja tetapi juga di beberapa negara lainnya. Ada dua seri telenovela yang digandrungi para pecinta drama televisi, yaitu Marimar dan Rosalinda. Nggak heran jika ketenaran Marimar dan Rosalinda membuat Thalia menjadi Queen Of Telenovea di era 90’an.

Sebelum menjadi bintang top telenovela, Thalia memulai karirnya sebagai penyanyi cilik saat usianya 9 tahun dan tergabung dalam sebuah vocal group bernama Pac Man. Aktif dalam group vokal Pac Man mengantarkan Thalia masuk dapur rekaman di tahun 1990 dengan sebuah album yang diberi judul namanya sendiri, Thalia.

Karir menyanyinya melejit pesat saat Thalia meluncurkan album ketiga berjudul, Love. Hanya dalam waktu sebulan, album ini berhasil terjual hingga 2 juta kopi dan menduduki chart Billboard’s Latin Pop Albums 1993 di posisi 15.

Kesuksesan album Love ini yang membuat Thalia dilrik dalam proyek telenovela “Marimar” tahun 1994. Marimar sendiri merupakan sebuah telenovela dengan durasi 74 episode yang menceritakan tentang seorang gadis miskin yang tinggal di sebuah gubuk bersama kakek dan neneknya. Suatu hari ia jatuh cinta dengan Sergio, anak dari orang kaya. Hubungan keduanya tidak direstui orang tua Sergio karena perbedaan kasta mereka.

Perannya sebagai Mrimar sukses membawa Thalia sebagai artis yang fenomenal pada saat itu. Bahkan seri Marimar sempat diadaptasi versi Fhilipina yang diperankan oleh Marian Rivera.

Di tahun 1999, Thalia kembali melakoni telenovela berjudul Rosalinda. Rosalinda berkisah tentang seorang gadis penjual bunga bernama Rosalinda yang menikah dengan pria kaya bernama Fernando Jose. Lagi-lagi Ibu Fernando Jose tidak menyukai Rosalinda sehingga ia melakukan segala cara untuk memisahkan Rosalinda dan Fernando, salah satunya dengan menculik anak Rosalinda dan membuatnya menghilang dalam sebuah kebarakan. Rosalinda ditemukan oleh seorang pria bernama Alejandro yang kemudian mengubah dirinya menjadi seorang penyanyi terkenal bernama Paloma Dorantes.

Rosalinda saat itu juga menjadi salah satu telenovela hits yang digemari di Indonesia. Sayangnya Thalia memutuskan jika Rosalinda adalah telenovela terakhirnya. Ia memutuskan untuk kembali fokus pada karirnya seagai penyanyi. Ada lebih dari 5 album yang sudah dirilis oleh Thalia. Di tahun 2011, Thalia dinobatkan sebagai 50 Penyanyi Wanita Paling Tak Terlupakan oleh majalah The Sun. Ia juga dinobatkan sebagai Wanita Paling Kuat dan Ikonik di dunia musik. Di tahun 2013 Thalia mendapat gelar Hollywood Walk of Fame yang merupakan bukti atas kesuksesannya selama ini dalam dunia hiburan.

Waah. . . Kalau bahas acara 90’an emang selalu bikin kangen ya. Makanya nggak heran kalau tayangan 90’an selalu menghiasi layar kaca kita sampai sampai sekarang. Next

Apakah Kamu Setuju?