Entertainment relationship Seleb Indonesia

Resmi Cerai, Ini Dia 7 Hasil Sidang Atalarik Syah dan Tsania Marwa, Nomor 2 Bikin Jantung Copot!

Oleh -

Setelah diisukan rumah tangganya mengalami keretakan, pasangan artis Atalarik Syah dan Tsania Marwa resmi mengajukan surat gugatan cerai pada bulan Maret lalu. Setelah empat bulan lamanya sidang perceraian mereka berlangsung cukup alot, Atalarik dan Marwa mencapai akhir pada agenda keputusan Selasa kemarin.

Lima tahun hubungan rumah tangga yang telah mereka bina akhirnya harus berakhi di ruang persidangan. Dalam sidang yang digelar pada Selasa, 15 Agustus lalu, Majelis Hakim Pengadilan Agama Cibinong memutuskan keduanya resmi becerai. Berikut selebupdate rangkum apa saja hasil putusan sidangnya.

1. Gugatan cerai Tsania Marwa dikabulkan oleh pengadilan

Hakim ketua PA Cibinong, Drs. H, Sahrudin Sh. MHI dalam persidangan kemarin mengatakan, “Menjatuhkan talak satu bai’n sugro tergugat Atalarik Syach bin Fritz G Schadt, terhadap penggugat Tsania Marwa binti Moh Rifat Tajoedin,”. Sebagai pihak penggugat, tentu Tsania Marwa merasa sangat lega karena permohonannya dikabulkan oleh majelis hakim. Ia tak henti mengucap hamdallah karena sudah resmi bercerai dengan mantan suaminya.

2. Hakim sebut jika Atalarik Syah biseksual

Selama berjalannya sidang, hakim membacakan keterangan dari saksi kedua belah pihak. Satu hal yang paling mengejutkan adalah saat fakta dari Tsania Marwa terungkap. Pihaknya menyebutkan jika Atalarik memiliki kelainan seksual. “Dia bukan hanya suka dengan perempuan, tetapi juga laki-laki. Dia juga senang menonton video homoseksual,” ungkap hakim anggota dalam persidangan terbuka tersebut. Selain itu disebutkna juga jika Atalarik kerap berbuat kasar pada Marwa.

3. Tsania Marwa tak dapat hak asuh anak

Selama sidang perceraian sejak bulan Maret lalu, Tsania Marwa memiliki dua gugatan untuk Atalarik Syah. Pertama adalah gugatan untuk bercerai dan yang kedua adalah permintaan atas hak asuh kedua anaknya, Syarief Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira jatuh pada dirinya. Meski gugatan cerai telah dikabulkan oleh hakim pengadilan, sayangnya perihal hak asuh anak, Marwa gagal mendapatkannya. Wanita berdarah arab ini juga belum berlapang dada untuk menerima keputusan hakim tersebut. Dalam waktu dekat, Marwa akan mengajukan gugatan ulang setelah melakukan diskusi dengan keluarga besar.

4. Kedua buah hatinya tak ingin berpisah dengan Tsania Marwa

Untungnya hasil dari mediasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuat Marwa bisa bertemu dengan kedua buah hatinya, Syarief Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira setelah empat bulan lamanya terpisah. Ia dipertemukan dengan anaknya di Departemen Sosial yang saat itu juga didampingi oleh Atalarik Syah. Namun sangat disayangkan, pertemuan antara ibu dan anak tersebut hanya berlangsung 30 menit. Ketika waktu sudah habis, baik Syarief atau Aisyah sama-sama tak ingin dipisahkan dengan ibunya.

5. Pihak Atalarik pilih bungkam soal tudingan biseksual pada dirinya

Menurut keterangan saksi penggugat dari pihak Marwa, sebelumnya disebutkan jika Atalarik memiliki kelainan seksual Menanggapi hal tersebut pengacara Atalarik memilih untuk bungkam dan menyebutkan jika majelis hakim mengabulkan gugatan cerai bukan hanya karena masalah tersebut, melainkan permasalahan rumah tangga keduanya yang sudah tak lagi harmonis.

6. Tsania dan Atalarik bisa rujuk tanpa menikah lagi

Menurut majelis hakim Pengadilan Agama Cibinong, Tsania Marwa dijatuhi talak satu atau talak bain sughra. Dalam ajaran islam sendiri, talak satu berarti telah resmi bercerai namun keduanya masih memiliki jalan yang terbuka lebar jika ingin bersama kembali tanpa harus melangsungkan pernikahan. “Barangkali talak satu itu harus dimaknai peringatan juga bagi keduanya. Ini lho sudah jatuh talaknya. Artinya mereka haram untuk berhubungan badan. Tetapi kalau mereka ingin rujuk kembali maka hukum memperbolehkan,” ungkap pengacara Janudin, pengacara Atalark Syah.

7. Atalarik ingin asuh anak bersama dengan Tsania Marwa

Gagal mendapat hak asuh anak membuat Tsania Marwa bersedih. Namun demi kebaikan anak-anaknya, Atalarik ingin memberikan keleluasaan pada wanita berusia 26 tahun tersebut untuk merawat kedua buah hatinya. Selama ini Atalarik tak pernah meminta hak asuh anak karena ia tahu bahwa tempat terbaik bagi anak-anak adalah dibawah asuhan kedua orang tuanya. Pengacara Atalarik mengungkapkan jika memang Marwa ingin mengasuh anaknya, datang ke rumah untuk berembuk lagi dan mengasuh bersama, karena bagaimanapun anak memiliki hak untuk mendapatkan kasih sayang utuh dari orang tuanya.

Meski sudah resmi bercerai semoga keduanya bisa memiliki satu suara untuk mengasuh anak-anaknya. Next

Apakah Kamu Setuju?