Entertainment Seleb Indonesia

Gara-gara Sebut ‘Dungu’, Netizen Indonesia Boikot Fakhrur Razi

Oleh -

Fakhrur Razi, penyanyi asal Brunai Darusalam mulai dikenal luas di Indonesia sejak ia terpilih menjadi juri D’Academy Asia yang ditayangkan di Indosiar. Kesuksesan acara itu membuat Fakhrur Razi lama menetap di Indonesia. Ia bahkan sempat menjalin hubungan dengan presenter kocak Rina Nose dan dikabarkan akan menikah. Sayangnya, sebelum ikrar cinta sampai pelaminan, hubungan mereka terlebih dahulu berakhir. Penyebab perpisahan tersebut juga tidak diketahui pasti.

Sekian lama tak lagi terdengar kabar beritanya, kali ini Fakhrur Razi mendadak terlibat masalah dengan netizen Indonesia. Hal tersebut berawal dari Fakhrur Razi yang mengupload fotonya bersama perempuan berhijab di instagram. Awalnya para netizen Indonesia menyangka jika foto perempuan tersebut adalah pacarnya.


[Image Source]

Rentetan rasa penasaran pun bermunculan lewat komentar-komentar selanjutnya. Fakhrur Razi pun menjawab dengan satu kalimat yang memancing kesalahpahaman para netizen, yaitu menyertakan kata ‘dungu’. Bisa jadi, Fakhrur Razi tak berniat mengatai, namun para netizen lebih dulu memberondongnya dengan komentar-komentar menyudutkan.

Dan berbagai komentar lain pun berdatangan, yang menuntut Fakhrur Razi meminta maaf secara khusus. Memang, sebelumnya Fakhrur sempat menjelaskan kosa kata ‘dungu’ dalam bahasa Brunei Darusalam berarti ‘I don’t care’ atau aku tidak peduli. Namun, para netizen tak begitu saja percaya. Seperti yang diungkapkan oleh akun @lambe_turah yang sampai membuka google translate untuk membuktikan jika makna kata dungu dalam bahasa Brunei tetaplah sama dengan bahasa Indonesia.

Masalah tersebut membuat banyak fans yang merasa kecewa. Tak jarang para netizen yang mengungkapkan rasa kesalnya hingga memberondong pria tersebut dengan kritikan tajam. Namun belum lama ini, akhirnya Fakhrur Razi mengunci kolom komentar pada akun instagramnya. Tak kekurangan akal, para netizen pun bersama-sama membuat postingan dengan hastag #BoikotFakhurRazi. Next

Apakah Kamu Setuju?