Seleb Indonesia

Jelang Kelahiran Anak Pertama, Raffi Ahmad Makin Rajin Mengaji

Oleh -
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina via kapanlagi
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina via kapanlagi

Raffi Ahmad sebentar lagi akan menjadi seorang ayah. Usia kandungan Nagita Slavina (Gigi) sekarang sudah menginjak delapan bulan. Raffi pun berharap anak yang dikandung Gigi bisa lahir pada tanggal 17 Agustus nanti agar sama dengan hari pernikahan mereka. Selain itu, mereka berdua sama-sama lahir pada tanggal 17 Februari.

Raffi Ahmad melakukan persiapan penuh menjelang kelahiran jabang bayinya yang tengah dikandung Nagita Slavina. Salah satunya adalah menyiapkan mental dengan banyak mengaji. Menjelang kelahiran anaknya, Raffi makin rajin mengaji. Raffi berdoa agar kelahiran anaknya lancar-lancar saja.

Baca Juga :  Mengenang Olga Syahputra, Ini Rencana Lebaran Raffi Ahmad

“Tadi aku mendadak diminta oleh kru Dahsyat RCTI untuk mengaji. Aku baca Surat An-Nisa tentang wanita. Banyak dikasih tahu sama Ustadzah Qurrota A’yun. Aku pikir mengaji itu kan penting. Apalagi sebentar lagi Nagita melahirkan anak pertama. Kalau Nagita sih lebih rajin ngaji daripada aku,” kata Raffi di studio Dahsyat RCTI, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Pasti, akan tetapi kalau Gigi lebih rajin mengaji daripada saya. Kalau punya anak harus lebih banyak ngaji. Gigi juga pasti ngingetin sholat. Kalau di rumah saya dipaksa sholat sama dia, subuh-subuh juga dibangunin. Awalnya mengantuk, tapi sama dia berjamaah jadi pahalanya lebih banyak,” imbuhnya.
“Semoga lancar semuanya. Gigi maunya normal, pengen merasakan jadi seorang ibu yang melahirkan anak sakit. Nggak apa-apa deh semoga sehat dikasih keselamatan terus. Kalau kata dokter kisaran pada tanggal 20 Agustus. Bisa maju bisa mundur, semoga aja tanggal 17 Agustus lahirnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Raffi Ahmad-Nagita Jadi Sering Berantem, Kenapa?

Menurutnyai, sebagai orangtua nantinya mereka harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Raffi bertekad akan menjaga perilaku baik. Tidak ingin meninggalkan ibadah, terutama shalat lima waktu. “Kalau orang tuanya benar, insya Allah anak-anaknya pun akan mengikuti jadi orang yang baik,” pungkasnya. Next

Apakah Kamu Setuju?