Entertainment Seleb Indonesia

Ibunda Meninggal Dunia, Shanty Tulis Postingan Bikin Nangis

Oleh -

Jika perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 H pada Jumat (1/9) kemarin disambut penuh suka cita. Tampaknya tidak demikian dengan penyanyi berkulit eksotis, Shanty. Perempuan bernama asli Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie ini harus melewati Idul Adha dengan penuh duka lantaran sang ibu, Ratna Sutama, meninggal dunia.

Shanty © KapanLagi.com

Dari informasi yang ada, almarhum Ratna meninggal dunia pada hari Kamis (31/8) sore kemarin dan baru dikebumikan pada hari Jumat (1/9) setelah salat Jumat. Tentu saja kematian Ratna ini membuat mantan VJ MTV berusia 38 tahun ini bersedih.

Melalui akun Instagram pribadinya, istri dari Sebastian Paredes ini langsung mengunggah curahan hati berupa ungkapan sayang kepada perempuan yang telah melahirkan dan kini harus pergi meninggalkannya, selama-lamanya.

“Senyuman yang menyinari seluruh duniaku. Pusat kehidupanku. Orang yang mengajarkanku untuk menjadi baik, peduli dan senang berbagi dengan orang lain. Dia mengajariku dengan memberikan contok meskipun dia tak punya banyak hal untuk dibagi. Dia mengajariku tentang belas kasih. Ibu, kau akan selalu hidup di hatiku. Tak ada kata selamat tinggal. Aku pasti akan bertemu denganmu suatu saat nanti,”

Kematian Ratna ini jelas memberikan duka mendalam untuk ibu dari Arjuna dan Enrico Paredes ini. Apalagi seminggu sebelum meninggal dunia, Ratna merayakan ulang tahun. Dan Shanty sempat menuliskan pesan menyentuh di akun Instagramnya pada 23 Agustus kemarin.

Dalam postingan berbahasa Inggris itu, Shanty menulis, “Ibu, satu kata, satu orang. Satu orang yang mencintaimu tanpa peduli apapun. Yang mendengarkan keluh kesah, mengusap air mata dan duduk sepanjang malam dengan cemas, menantimu pulang serta teman curhat di saat membutuhkan. Ibu juga tempat berbagi dari semua masalah kehidupanmu. Padahal dia memiliki banyak masalah, tapi memilih diam sampai kamu akhirnya mampu berdiri kembali. Ibu adalah satu-satunya orang yang berdiri di sampingmu saat patah hati sampai akhirnya bertemu dengan pasangan yang tepat. Satu orang yang selalu mengutamakanku. Satu orang yang berarti segalanya bagiku.” Next

Apakah Kamu Setuju?

next page