Seleb Indonesia

Hanung Bramantyo Merasa Mendapat Lailatul Qadar

Oleh -
Hanung Bramantyo Merasa Mendapat Lailatul Qadar
Hanung Bramantyo via liputan6

Selama bulan suci Ramadhan pahala orang yang menjalankan ibadah dilipatgandakan, meski begitu ada satu malam yang paling ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia lantaran pahalanya lebih besar daripada beribadah selama 1000 bulan, yakni malam Lailatul Qadar. Malam ini merupakan rahasia Allah, tidak ada yang bisa memastikan tanggal berapa malam tersebut akan tiba.

Sutradara Hanung Bramantyo menceritakan jika dirinya mendapatkan malam Lailatul Qadar saat dirinya masih berstatus sebagai santri yang sedang mempelajari ilmu agama di sebuah pesantren. Dia pun mengungkapkannya secara terperinci perihal malam tersebut. “Pernah (mendapatkan malam Lailatul Qadar). Waktu saya masih di pesantren. Kunci kita tahu kalau kita mendapat Lailatul Qadar itu setelah puasa,” kata Hanung di Plaza Senayan, Jakarta.

Suami Zaskia Adya Mecca itu melanjutkan salah satu tanda seseorang mendapatkan Lailatul Qadar, ketika dirinya lebih merasa takut kepada Allah di bulan-bulan lain setelah Ramadhan. Ketika mendapatkan malam lailatul qadar, dirinya menerima ujian setelah Ramadan selesai.
“Waktu itu saya merasa bahwa saya melakukan apapun itu dosa. Saya memakai baju putih, celana putih, pas saya kentut langsung saya ganti karena saya merasa itu najis,” ucapnya.

Hanung sendiri yakin dirinya mendapat malam Lailatul Qadar setelah dirinya menceritakan semua hal yang dia alami kepada guru religinya di tempatnya nyantri sekaligus pengasuh pesantren dan dilihat dari tanda-tandanya. “Waktu itu saya merasa takut sama dosa. Saya cerita tentang keadaan itu kepada kiai saya. Dia bilang, insya Allah itu kamu dapat Lailatul Qadar,” tuturnya.

Hanung pun baru benar-benar mengerti arti iman yang sesungguhnya. “Kita ada rasa cinta yang besar, kita berbuat sesuatu itu takut melukai perasaan orang yang kita cintai. Pas saya belajar agama lebih dalam, itulah arti iman sebenarnya. Iman adalah cinta. Seperti saat kita pacaran. Jadi, saya lebih suka dikatakan sebagai orang yang mencintai (Allah), bukan orang yang beriman (kepada Allah),” pungkasnya.

Ramadhan adalah bulan penuh dengan keberkahan. Dalam 10 hari pertama Ramadan penuh dengat rahmat, 10 hari kedua magfirah, dan 10 hari ketiga bebas dari api neraka. Kelebihan bulan Ramadhan dibanding bulan lainnya dalam 10 hari ketiga Ramadan adalah hadirnya malam Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Jadi, pada saat malam Lailatul Qadar beribadah, itu sama saja kita menjalani ibadah sampai 1000 bulan. Next

Apakah Kamu Setuju?