Seleb Indonesia

Eva Arnaz Berubah Jadi Lebih Religius

Oleh -

Artis senior Eva Arnaz baru-baru ini merayakan ulang tahunnya yang ke-58, tepatnya pada 14 Juli kemarin. Dia mengaku memilih refleksi diri saat hari kelahiran. Eva yang kini tampil berhijab lebih bijak memandang kehidupannya. Dia pun tak mau lagi berkecimpung di dunia entertainment yang telah membesarkan namanya.

Eva mengutarakan kejenuhannya dalam dunia entertainment. Baginya saat bekerja di dunia hiburan dirinya tidak mendapatkan ketenangan hati. “Karena tambah umur bagi saya untuk mengurangi umur kita, bahwa umur kita sebentar lagi. Kita di dunia kontrak. Justru ini sudah titik kejenuhan. Kok kaya gini, uang banyak, yang demen banyak tapi nggak bahagia, karena butuh keberkahan,” kata Eva Arnaz di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, baru-baru ini.

Eva Arnaz via viva
Eva Arnaz via viva

Eva kini memilih menikmati hidupnya dengan beribadah. Meskipun tawaran sempat datang untuk kembali ke dunia entertainment, dia tetap guguh dengan pendiriannya. “Kita manusia dianjurkan untuk beribadah kepada Allah, kerja juga ibadah, tapi pekerjaan yang mana. Kita ini sebentar lagi dan alhamdulillah dikasih kesempatan untuk bertobat di usia hidup saya, itu akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Keputusan Eva untuk berhijrah memang sudah benar-benar bulat. Terbukti belakangan ini, dia sibuk dengan berbagai kegiatannya di majelis taklim. “Adalah ya, namanya dulu pernah main film. Tapi tetap saya menolak. Kalau kegiatan kayak gini kan silaturahmi. Hari-harinya ngaji, ikut majelis taklim. Karena kewajiban kita menuntut ilmu. Kita di rumah cukup capek. Sering ngisi tausiah tapi sharing aja kalau diminta. Soalnya saya bukan ahlinya,” ungkapnya.

Meski demikian, Eva tak mau dipanggil sebagai ustazah. Dia merasa bahwa pengetahuannya tentang agama masih sangat kurang. “Ternyata, ilmu agama itu ada tingkatannya. Karena pertanggung jawaban sama Allah. Kalau diskusi boleh. Tapi saya bukan ustazah, pendidikan saya apa. Belum sekolah. Saya nggak main-main, belum tentu hafal hadist. Hanya sharing saja. Kewajiban kita kan mengingatkan,” pungkasnya. Next

Apakah Kamu Setuju?