Entertainment relationship Seleb Indonesia

Lestarikan Budaya Leluhur, 7 Pernikahan Artis Ini Makin Elegan dan Mewah Dengan Adat Khas Daerah, Bisa Dicontek Nih!

Oleh -

Pernikahan adalah sebuah proses yang sakral dalam kehidupan masing-masing orang. Sehingga tak heran untuk melangsungkan pernikahan, setiap pasangan rela merogoh kocek cukup besar agar pernikahan mereka berlangsung meriah dan dapat dikenang sepanjang masa.

Salah satunya dengan melangsungkan pernikahan yang kental dengan adat dan budaya asal. Mulai dari Adat Jawa, Batak, Dayak, hingga Tionghoa. Seperti deretan artis berikut, mereka rela capek dan ribet demi menjalankan pernikahan sesuai dengan adat asal mempelai wanita ataupun pria. Siapa saja mereka? Simak yuk ulasan berikut!

1. Dion Wiyoko dan Fiona Anthony mengikuti rangkaian tradisi Tionghoa

Baik Dion ataupun Fiona sama-sama merupakan keturunan Tionghoa dan masih memiliki orang tua yang lengkap. Sehingga dalam pernikahannya ini, mereka ingin menjalankan sesuai dengan rangkaian adat Tionghoa. Mulai dengan proses lamaran yang serba merah dengan adat Chinese hingga prosesi Tea Pai yang baru saja dilangsungkan beberapa saat lalu.

Tea Pai pada dasarnya merupakan tradisi menuangkan teh untuk kerabat yang dituakan dan sudah menikah. Acara ini digelar secara privat di Surabaya yang hanya dihadiri oleh keluarga besar. Usai acara Tea Pai, Dion dan Fiona akan melalui prosesi pemberkatan di sebuah Gereja di Surabaya dan melanjutkan acara resepsi di Bali yang hanya dihadiri oleh keluarga dan teman dekat sejumlah 100 undangan.

2. Raisa dan Hamish Daud, adat Sunda yang kental

Sama-sama segera melepas masa lajang, Raisa dan Hamish memilih untuk melangsungkan pernikahan sesuai dengan adat Sunda. Wanita yang akrab dipanggil Yaya ini memulai rangkaian pernikahan dengan pengajian yang digelar pada tanggal 29 Agustus siang kemarin. Pengajian ini adalah sarana untuk mempersiapkan diri secara spiritual sebelum menikah sekaligus sungkem untuk mohon doa restu sebelum memasuki gerbang pernikahan.

Usai pengajian, dilanjutkan dengan prosesi ngaras dan siraman. Siraman sebagai simbol pembersihan lahir batin sebelum pelaksanaan akad nikah. Malamnya, Hamish datang ke rumah Raisa untuk menjalankan prosesi Ngeyeuk Sereuh. Dalam prosesi ini ada kegiatan meramu sirih, menumbuk alu, menyalakan lilin, hingga menabur beras yang memiliki makna tersendiri.

3. Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie, Serba Merah dengan tradisi Tea Pai

Usai acara pemberkatan di Gereja Katedral, Glenn dan Chelsea langsung menggelar tradisi Tea Pai di Hotel Borobudur pada tahun 2015 lalu. Glenn dan Chelsea mengundang tamu keluarga dan kerabat dan tertutup dari media. Tradisi tersebut dilakukan untuk menghormati keluarga tertua mereka.

Setelah menuangkan teh untuk kerabat yang dituakan, Glenn dan Chelsea selanjutnya mendapat hadiah dari mereka berupa perhiasan dan berbagai hadiah lain. Kemudian, Glenn dan Chelsea membalasnya dengan memberikan dua buah handuk dengan lambang shio mereka. Berbeda dengan Dion yang terlihat serba emas dalam acara Tea Pai, Chelsea dan Glen memutuskan untuk memakai gaun bernuansa merah.

4. Kezia Karamoy dan Axel Narang, kental adat Dayak

Bulan Maret lalu, Kezia dan Axel Narang menggelar pesta pernikahan yang kental adat Dayak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Prosesi tersebut meliputi pemberkatan dan adat pernikahan Dayak Ngaju. Pernikahan adat ini memang biasanya diadakan sebelum menggelar acara resepsi.

Di acara ini terdapat tarian khas Kalimantan, adat sekapeng, hingga adat penandatanganan Surat Hapakat Kawin. Dalam surat tersebut terdapat perjanjian yang harus dipenuhi serta jumlah denda yang harus dibayarkan apabila kaduanya memutuskan untuk bercerai suatu saat nanti. Pencantuman denda dengan nominal yang cukup besar ini agar kedua mempelai benar-benar saling emnjaga rumah tangga hingga akhir hayat.

5. Astrid Tiar dan Gerhard Renaldi, rela capek demi lestarikan adat Batak

Usai melangsungkan pemberkatan nikah, Astrid Tiar mengadakan upacara adat Batak sebagai wujud untuk melestarikan budaya. Acara adat yang dilangsungkan oleh Astrid ini kurang lebih berlangsung selama 7 jam di Gedung Dhanapala pada 2 Juli 2012 lalu. Usai upacara adat Batak yang digelar oleh pihak keluarga Astrid, ia akan melanjutkan dengan acara keluarga Situmorang di kediaman Aldi.

Astrid dan suami mengaku sangat lelah mengikuti proses yang sangat panjang ini, namun keduanya mengaku rela untuk capek demi melestarikan budaya bangsa. “Kalau budaya kita diambil orang aja kita marah kan, makanya kami melakukan ini. Saya sebagai generasi muda jangan sampai enggak tahu lagi adat. Ini harus dilestarikan, kalau enggak ada adat manusia itu kayak telanjang,” ungkap Astrid.

6. Chacha Frederica dan Dico Ganindito, kental dengan adat Jawa

Chacha resmi menikah dengan Dico pada tahun 2015 silam. Selama menjelang pernikahannya, Chacha menjalankan rangkaian adat Jawa yang kental. Usai akad nikah, keduanya menjalani prosesi adat panggih dengan melempar sirih, mencuci kaki suami, hingga kacar kucur. Upacara adat ini dimaksudkan supaya Chacha dan Dico harus bisa menerima kekurangan pasangan masing-masing dalam berumah tangga.

Menikah dengan adat Jawa yang kental sudah diidamkan oleh Chacha sejak dulu. Hal ini karena sebagai wanita modern ia tak ingin lupa akan kodratnya sebagai istri yang harusnya mengapdi pada suami. Selain adat panggih, Chacha juga menjalani prosesi siraman, sungkeman, dan malam dodotan Solo.

7. Naga “Lyla” dan Feby Rizky, meniakh dengan dua adat batak

Naga dan Feby menikah dengan menggabungkan dua adat. Yaitu adat Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara. meski keduanya sama-sama orang Batak namun memiliki adat yang berbeda. Pernikahan yang digelar pada Januari 2012 silam berlangsung cukup lama. Rangkaian acara adat yang ada dalam pernikahan keduanya seperti Ulos, Gondang Sembilan, Mengulosi, dan tari Tor-Tor.

Proses adat Batak ini berlangsung sangat panjang dan cukup lama, bahkan Naga dan Feby juga sempat ikut membawakan tari Tor Tor. Meski cukup berat dan ribet cara memakainya, Feby juga rela memakai Bulang Mahkota sebagai simbol pengantin wanita dari adat Mandaling.

Kalau untuk pernikahan kamu sendiri, lebih memilih sesuai adat atau modern? Next

Apakah Kamu Setuju?